Saturday, August 11, 2012

Nabi Yusuf Dan Tujuh Sapi Kurus dan Tujuh Sapi Gemuk

Bismillahirrohmanirrohim
Assalamu'alaikum


Tiba-tiba saja pengembaraan itu  tiba dalam penjara dinama Nabi Yusuf alaihissalam sedang menikmati masa-masa cobaan yang tak kunjung berhenti,  Siapa  yang tidak mengenal tokoh satu ini, seorang utusan yang dikarunia ketampanan rupa yang tiada tara, begitupun budipekertinya tak kalah elok dengan ketampanan fisiknya yang proposrsional sempurna itu, tak salah jika kemudian  istri salah satu Menteri  bertekuk lutut tanpa syarat, tapi oleh ketampanannya itupula  akhirnya ia terfitnah mentah-mentah dan berbuah penjara baginya.

Dilaluinya kehidupan penjara dengan tulus ikhlas, seiklas seperti ketika dia dimasukkan dalam sebuah sumur mati oleh saudara-saudaranya sendiri karena rasa iri  dengki atas kasih sayang sang ayah yang dianggap tidak adil, seikhlas ketika  badaninya tergadai menjadi budak belian.

Dilaluinya kehidupan dinding dingin dan terasing penjara itu dengan kepasrahan dan kesabaran total, karena dianggap itulah jalan yang Alloh pilihkan kepada dirinya. Syukurnya ternyata dalam penjara bersama dengan 2 orang teman Nabo dan Malhab, keduanya ternyata pelayan raja, Nabo adalah kabag pelayanan minuman sedang Mulhab adalah kepala bagian buah-buah, keduanya dijebloskan seruang dengan Yusub karena tuduhan hendak membunuh raja.

Dilaluinya masa terpenjara itu nabi Yusuf dengan mengajak dua orang teman senasib itu untuk tobat dan selalu mendekatkan diri kepada yang Mencipta.

Pas suatu malam keduanya bermimpi, Nabo mimpi memeras anggur untuk dijadikan khamar, sedang Malhab bermimpi membawa senampan kue diatas kepalanya tapi kemudian kue itu dimakan  burung gagak. Mereka bingung apa arti mimpi itu, apakah sekedar bunga tidur atau  mimpi yang akan menunjukkan jalan hidup mereka berdua, nabi Yusufpun mencoba mentakwilkan mimpi kedua orang itu dan takwil  itu akhirnya benar terbukti yang Nabo dibebaskan dari penjara karena tuduhan yang tidak terbukti dan bahkan kemudian dia diangkat menjadi pelayanan bagian minuman, sedang Mulhab akhirnya dihukum mati ditiang salib dan mayatnya dimakan burung pemangsa.

Selepas kedua temannya keluar dari penjara, dilaluinya kehidupan penjara dengan sendirian dengan ketabahan hati yang bertambah tabah dan keteguhan hati yang bertambah teguh, meskipun jalan penjara sebetulnya dirasa tidak pantas bagi dirinya mengingat dia tidak bersalah sedikitpun, orang tua angkatnyalah yang telah berhasil memenjarakannya dalam terali besi itu.

Di lain kehidupan luar penjara yang terus berputar, Raja Mesir ternyata sedang dirundung galau, jangan dikira galau hanya dialami oleh pemuda-pemuda lingkaran medan IT tok, rajapun ternyata bisa galau juga, apa yang menyebabkannya? 
Jawabannya karena tidak seorangpun seluruh pelosok negerinya bisa mengartikan mimpinya padahal saat itu Mesir adalah gudangnya ahli nujum bin peramal bin dukun, tapi eh tak satupun bisa memuaskan sang raja untuk mentakwilkan mimpi : tujuh ekor lembu kurus memakan  tujuh ekor lembu yang gemuk dan nampak diperlihatkan tujuh tangkai gandum yang hijau dan tujuh tangkai gandum kering.

Tiba-tiba Nabo si pelayan yang pernah dipenjara ingat bahwa dalam penjara ada seseorang bisa mengartikan mimpi, tanpa banyak kata dia melapor kepada rajanya, akhirnya sang raja memerintahkan nya menemui nabi Yusuf untuk mengartikan mimpinya, dengan tenang dan diawali ucapan mohon perlindungan Allah. SWT, nabi Yusuf tidak hanya  mengartiakn mimpi tesebut tetapi juga memberikan jalan keluarnya untuk mengatasi firasat mimpi raja itu.

Diuraikannya arti mimpi itu ; bahwa Mesir akan mengalami masa surplus selama tujuh tahun dan masa minus selama tujuh  tahun  dan solusi untuk mengatasinya adalah hasil panen yang melimpah ruah itu jangan untuk  dihabis-habiskan, dihambur-hamburkan semaunya sendiri mumpung cadangan panen melimpah, tapi  hendaklah disisihkan sebagian untuk disimpan dicadangkan kelak jika masa paceklik itu tiba.


kincir peninggalan nabi yusuf
Kincir air  peninggalan Nabi Yusuf (sumber gambar di sini)
Nabo kemudian menceritakan arti mimpi itu kepada rajanya, raja senang dengan takwilan  nabi Yusuf itu, disaat itu pula Nabo menyampaikan pesan  nabi Yusuf untuk meninjau ulang kasus yang menimpanya, karena ia yakin tidak bersalah.

Akhirnya raja memenuhi pesan nabi Yusuf, perkaranya ditinjau ulang kembali dan memang akhirnya nabi Yusuf tidak terbukti secara sah melakukan kesalahan sedikitpun,  akhirnya kemudian tidak hanya dibebaskan dari penjara, raja rupanya tertarik oleh profil prilaku dan kemampuan yang dimiliki oleh nabi Yusuf yang telah teruji itu,  diapun diangkat menjadi Menteri Ekonomi.

Happy ending akhirnya, 
Hari-hari kebebasanpun kini yang berganti, nabi Yusuf mengendalikan roda ekonomi Mesir sampai akhirnya masa paceklik benar-benar terjadi, tapi syukur atas ide cemerlang sebelumnya Mesir terhindar dari malapetaka kelaparan. Tapi  Palestina negara tetangganya (negeri di mana Nabi Yaqub ayah nabi Yusuf dan saudara-saudaranya tinggal) yang menghadapi masa krisis, sampai  kemudian dipertemukan keduanya dengan peluk  keharuan, setelah sekian lama  nabi Ya'qub mengalami kesedihan mendalam kehilangan anak yang sangat disayangi, yang ketika belia Yusuf  pernah juga bermimpi melihat sebelas bintang , matahari dan bulan bersujud kepadanya, mimpi itupun terjadi ketika saudara-saudara kandung (11 orang) yang pernah menjahatinya dan ayahandanya yang digambarkan dalam mimpi seperti matahari bersimpuh dihadapannya ketika kemulyaan dan kejayaan ada dalam diri nabi Yusuf. Akhirnya-akhirnya juga Siti Zulaikha wanita jelita yang menaruh hati menjadi istrinya.

Demikian, semoga sobat-sobat bisa menikmati bacanya, meskipun alur cerita diloncat-loncatka semau gue hehehe.........., syukur-syukur bila ada manfaatnya. 
Semoga kita selalu ditetapkan dan dikuatkan dalam keimann, amin ya robbalalamin

Wassalam

23 comments:

  1. Selalu ada makna dalam sebua cerita. Nabi yusuf dan keÍkhlasannya patut dicontoh.

    ReplyDelete
  2. Nabi Yusuf yang selalu diidolakan ibu ibu yang sedang mengandung kata orang sih. KEbaikan, ketulusan dan ketampanan Nabi Yusuf menjadi alasan orang mengidolakan itu semoga menurutn kepada anak anaknya. Salam

    ReplyDelete
    Replies
    1. iya sob betul banyak yang berharap anak keturunannya memiliki ketampanan dhohir dan batin seperti nabi Yusuf

      Delete
  3. Inti cerita yang bisa saya petik disini adalah keikhlasan menerima keadaan, meskipun penuh fitnah dan kedengkian mencoba menghancurkan kita.
    Bagus sobat

    ReplyDelete
    Replies
    1. derita diawal bahagia akhirnya begitu ya sob

      Delete
  4. Dari setiap kejadian pasti mengandung hikmah, dari setiap kesulitan pasti ada kemudahan asalkan kita bersabar menghadapinya, dengan ihtiar yang baik tentunya. :)

    ReplyDelete
    Replies
    1. setuju sob, hanya kadang manusia kurang sabar jika menghadapi ujian, padahal dengan ujian itulah tangga menuju tingkat yang lebih tinggi

      Delete
  5. cerita yang penuh hikmah sobat, trimmakasih sharingnya

    ReplyDelete
  6. dari hikayat nabi yusuf sebenarnya saya ada yang nganjel. kenapa zulaikha yang notabene wanita yang agresif, koq akhirnya jadi istrinya ya..

    ReplyDelete
    Replies
    1. dari riwayat sebetulnya nabi Yusufpun tertarik kepada Zulaikha, hanya keimanannya mampu mengendalikan hasratnya itu, ya akhirnya sudah jodohnya barangkali ya sob

      Delete
  7. lagi lagi, kisah nabi yg menginspirasi kita...
    sy sngat suka dgan kisah para nabi,,,

    ReplyDelete
    Replies
    1. iya sob kisahnya tecantum dalam al Qur'an malah dinamakan surat Yusuf

      Delete
  8. kisah para nabi memang harus selalu menjadi contoh buat kita semua

    ReplyDelete
  9. menrik sekali untuk dibaca sobat, terima kasih banyak untuk kisa nabi yusuf ini sobat...

    ReplyDelete
  10. Blogwalking lagi. Kunjungan di siang hari di hari ini, Senin 13 Agustus 2012, jam menunjukkan pukul 13.43 WIB Waktu kota Pontianak. Ditunggu loh artikel terbarukannya. Hihihihihii. Ngarep Dot Kom

    ReplyDelete
  11. Mengingatkan saya pada masa kanak-kanak dulu,Kisah Nabi Yusuf ini jadi kisah favoriku,dimana selalu ada air mata yang merembes ketika kisah sudah sampai kepada pertemuan Nabi Yusuf dengan saudara-saudaranya.
    Nice share Gan,barokalloh,amin.

    ReplyDelete
  12. Kalau saja para pemimpin² negara ini memiliki sifat seperti Nabi Yusuf, AS mungkin negara ini akan merdeka dalam arti yg sesungguhnya.. :)

    ReplyDelete

Silahkan berkomentar, insyaAlloh komentar-komentarnya berarti,
Catatan ;
1. Bahasa santun,
2. Yang porno-porno nanti dulu
3. Tak ada SPAM diantara kita