Tuesday, August 14, 2012

Pahala Dan Ada Adu Domba di Bulan Puasa

Bismillahirrohmanirrohim
Assalamu'alaikum

Dalam interaksi antar anak Adam dalam fana dunia ini, pasti akan banyak mengalami konflik-konflik, entah sengaja tak disengaja  atau karena berebut kepentingan atau bahkan tidak ada kepentinganpun ada konflik. Tiba-tiba masalah muncul begitu saja  tanpa disengaja karena berebut penumpang barangkali sampai karena kata-kata canda kelewatan, yang mungkin si pengungkap tak bermaksud untuk menyakiti perasaan.

Jika konflik sudah terjadi entah dengan berbagai latar penyebabnya putus dan pupuslah ikatan dengan saudara sendiri, sahabat sendiri bahkan bisa jadi suami dengan istri atau anak dengan orang tua.

Sebagai seorang yang beriman kita punya kewajiban yang sama andai mengetahui ada kejadian saudara tersebut, wajib kita berupaya mendamaikan, menumbuhkan lagi perasaan saling kasih sayangnya dengan jalan menampakkan kebaikan-kebaikan diantara mereka dan menutupi keburukan-keburukan antara kelompok yang satu dengan pihak yang lain.

Kita pun wajib berupaya dengan semampu dan sebisa mungkin sesuai  potensi yang kita miliki untuk memperbaiki hubungan dua saudara yang saling bersitegang, bermusuh-musuhan, cekcok berkepanjangan, apakah itu masalah  antar keluarga, antar saudara jauh antar teman sejawat atau bahkan lebih jauh barangkali antar tetangga sampai antar kampung seperti yang akhir-akhir ini sering terjadi ditengah masyarakat.

Karena berhukum wajib berarti itu ada keutamaan-keutamaan apabila kita mampu melakukan upaya menjaga dan memelihara perdamaian, bahkan keutamaan itu melebihi keutamaannya ibadah-ibadah sunnah maupun puasa-puasa sunnah. Firman Alloh mengatakan : "Sesungguhnya orang-orang mukmin itu bersaudara maka damaikanlah diantara saudaramu itu"

Sebaliknya dari upaya perdamaian tersebut berarti merusak perdamaian, sifat dan sikap ini yang harus dibuang sejauh-jauhnya, menanamkan bibit-bibit kebencian kepada saudara yang lain, bisa dalam bentuk dengan membicarakan kejelekan-kejelekannya, mengadu domba/ngompor-ngopori atau bahasa canggih dikenal dengan provokator profesional  (profokator di atasnya provokator), inilah yang akan menyebabkan perpecahan di antara mereka, akhirnya mereka akan saling berjauhan, bercerai berai bakan tidak mustahil akan timbul konflik berkelanjutan ; hilangnya persahabatan putusnya persaudaraan, putusnya anak  dari orang tuanya,  bahkan bisa kejadian perkelahian masal antar sekolah antar kampus atau antar kampung.

Sekecil apapun bentuk perpecahan yang disebabkan sikap adu domba, tetaplah itu artinya sama itu dikatakan pemicu perpecahan, adakah yang senang bila terjadi permusuhan di antara sahabat-sahabat atau saudara-saudaranya?
Agama menjawab, bahwa orang yang menyebabkan perpecahan, pertentangan, permusuhan sampai terjadi konflik di antara dua saudaranya, di sisi Alloh itu merupakan perbuatan tercela dan merupakan dosa besar.
Rosululloh pernah bersabda : "la yadkhulul jannah annammaamu" , artinya : tidak akan masuk surga orang yang suka mengadu domba, atau
"Orang yang paling dibenci Alloh ialah orang yang suka mengadu domba diantara orang yang dikasihinya yang membuat perpecahan diantara saudaranya".
Demikian sobat-sobat, semoga di akhir-akhir romadhon ini segala amal ibadah kita semakin meningkat dan sekecil apapun perilaku kita dicatat sebagai  amalan ibadah yang makbulan. Amin ya robbal 'alamin.

Wassalam


60 comments:

  1. dulur iso dadi wong liyo. Wong liyo iso dadi dulur

    ReplyDelete
    Replies
    1. kayak orang politik-politik itu ya kang

      Delete
  2. iya, adu domba itu bahkan bisa terjadi tanpa kesengajaan lho. sering terjadi di suatu organisasi. maksudnya meredam, malah berbalik. intinya, kita memang harus hati-hati di point ini.

    ReplyDelete
  3. di bulan biasa saja adu domba adalah dosa, apalagi dibulan puasa yah, semoga kita bisa menjauhinya

    ReplyDelete
  4. benar gan, semua mesti harus ditelaah dulu. betul juga seperti kata kang djangan pakies diatas, dulur iso dadi wong lia dan sebaliknya

    ReplyDelete
    Replies
    1. iya sob informasi yang dari sumber lain harus ditelaah kebenarannya agar tidak jadi salah jalan

      Delete
  5. tapi terkadang mas kita mau mendamaikan malah jadi musuhnya juga... mungkin disaat kepala sudah dingin baru bisa mendamaikan...

    ReplyDelete
    Replies
    1. betul sob harus pandai-pandai baca keadaan agar tidak jadi bumerang bagi diri sendiri

      Delete
  6. memang betul sob, karena itu disesuaikan dengan kemampuan kita, kalau tidak mampu diserahkan saja pada pihak yang mampu. minimal kita tidak ikut memperparah keadaan

    ReplyDelete
  7. Apalagi dalam dunia kerja yang namanya sindir menyindir itu sudah biasa. Mulai yang getol cari sampingan sampei pada memanfaatkan segala cara. Komentar nyinyir pun kadang dilayangkan. Adu domba? Agak sulit dideteksi dalam dunia kerja, namun jika ditelisik lebih dalam lagi mungkin lebih tepat sikut menyikut. Jarang ada adu domba antar Departemen atau Unit Kerja. Intinya sih tidak baik dilakukan itu saja. Jangan adu domba

    ReplyDelete
    Replies
    1. tidak baik dan harus ditinggalkan ya sob

      Delete
  8. Bersikap tenang aja, supaya Konflik besar tidak ada, Konflik memang selalu ada, tapi besar kecilnya konflik manusianya sendiri yang tentukan.

    ReplyDelete
    Replies
    1. ia sob setuju, akal sehat harus tetap diupayakan dominan untuk menghadapi setiap konflik

      Delete
  9. Amin, semoga saling bisa menjaga ukuwah islamiyah.

    ReplyDelete
  10. kunjungan pertama, sebelum berkomentar lebih jauh, lebih baik kenalan dulu satu sama lain :)

    #mohon maaf bila komentarnya ga nyambung ke postingan :)

    ReplyDelete
    Replies
    1. iya sob kadang saya juga lupa untuk kenalan lebih dulu

      Delete
  11. Subhanallah, sungguh postingan yang membawa berkah mas..
    aamiiin ya Rabbal'alamiin..
    salam super yah mas.. ^_^

    ReplyDelete
  12. betuuul.. jangan mengadu domba, dan jangan mau diadu domba.. :D

    ReplyDelete
    Replies
    1. lebih baik makan satenya saja ya mbak hehe........

      Delete
  13. semoga kita di jauhkan dari perbuatan mengadu domba seperti itu ya pak.

    ReplyDelete
  14. Kita semuah tentu berharap semoga di jauhkan dari sipat-sipat yang demikian..

    ReplyDelete
  15. haduh semoga tidak terjerumus ke hal tersebut

    ReplyDelete
    Replies
    1. iya mbak, lebih baik saling berbagi rezeki saja kan hehe.........

      Delete
  16. Ga punya domba dan ga mau jadi domba

    ReplyDelete
  17. korban adu domba lebih banyak ruginya...kalah jadi abu menang jadi arang

    ReplyDelete
    Replies
    1. betul sob, parahnya tidak nyadar kalau sudah jadi korban adu domba

      Delete
  18. jaman sekarang...kebanyakan yang muncul adalah para penghasut, dan lebih parah ketika para penghasut itu berteriak atas nama agama...sungguh kacau balau jadinya negeri ini :)

    ReplyDelete
    Replies
    1. agama yang sakral dijadikan alat untuk mencapai ambisi pribadinya ya sob

      Delete
  19. betiluah potret kehidupan jamn sekarang sobat, kurang nilai saling menghargai...

    ReplyDelete
    Replies
    1. akhirnya sama-sama menjadi tidak berharga ya sob

      Delete
  20. wahh ada ada aja tuh orang..

    Satukan tangan, satukan hati, Satukan tujuan, Itulah semangat kemerdekaan.
    Di Hari Kemerdekaan Kita padukan Keikhlasan untuk meneruskan perajuangan terdahulu kita,,
    Selamat Hari Kemerdekaan Republik Indonesia Ke 67

    ReplyDelete
  21. kunjungan perdana sobat.untuk silaturahmi dan perkenalan

    ReplyDelete
  22. Sudah lama ga kesini...

    Sealamat Hari Raya Idul Fitri
    Minal Aidin Wal Faidzin
    Maaf Lahir Bathin

    ReplyDelete
    Replies
    1. iya bang, sama-sama sayapun mohon maaf lahir batin

      Delete
  23. Mampir lagi nih sobat...
    Minal Aidin Walfaidzin yach, mohon maaf lahir dan bathin sob...

    ReplyDelete
  24. Maaf OTT,
    Teruntuk semua Sobat Muro’i El-Barezy, diri ini hanyalah manusia biasa yang tak luput dari segala khilaf dan dosa serta prasangka. Di penghujung bulan yang penuh berkah ini saya selaku Admin blog Muro’i El-Barezy, memohon maaf atas perkataan lewat tulisan baik yang disengaja maupun tidak. Semoga amal ibadah kita di bulan yang penuh berkah ini diterima oleh Nya dan semoga kita kembali di pertemukan dengan bulan yang penuh berkah ini.
    Selamat hari raya Idul Fitri 1433 H, Mohon Maaf Lahir dan Batin.
    تَÙ‚َبَÙ„َ اللهُ Ù…ِÙ†َّا ÙˆَÙ…ِÙ†ْÙƒُÙ…ْ
    Semoga Allah menerima segala amal ibad kita. Amin.

    ReplyDelete
  25. hadir lagi nih sobat untuk baca-baca :)

    ReplyDelete
    Replies
    1. terima kasih, belum ada posting baru ternyata ya sob hehe..

      Delete
  26. setuju pak,,, sesama domba jangan saling mengadu ,,, :D

    Minal aidzin wal faidzin mohon maaf lahir dan batin,,

    ReplyDelete
    Replies
    1. sama-sama ya sob sayapun mohon maaf lahir batin

      Delete
  27. aamiin,, mudah2n semual amal ibadah qt di bulan ramadon diterima Allah swt,,

    selamat hari raya idul fitri,, minal aidzin wal faizin,,, mohon maaf lahir dan batin,,

    ReplyDelete
    Replies
    1. amin-amin, saya juga mohon maaf lahir batin ya

      Delete
  28. Assalamu'alaikum warahmatullahi wabarakatuh,
    ketika akhir Ramadhan berlalu berganti fajar Syawal, izinkanlah saya mengucapkan salam dan doa,
    Taqobalallahu minna wa minkum wa ja'alanallahu minal aidin wal faizin
    Semoga ALLAH menerima amalan-amalan yang telah aku dan kalian lakukan ,
    dan semoga ALLAH menjadikan kita termasuk orang-orang yang kembali kepada fitrah dan mendapat kemenangan,
    SELAMAT MERAYAKAN HARI RAYA KEMENANGAN IDUL FITRI,
    bila ada salah dan khilaf selama ini, baik yang disengaja atau tidak disengaja, mohon dimaafkan lahir dan bathin,
    Wassalam

    ReplyDelete
    Replies
    1. amin-amin, iya sob sayapun tak luput dari khilaf karenanya mohon dimaafkan juga ya

      Delete
  29. Seperti lagunya bang haji Rhoma ya bang Arif...hahhahahyyy

    ReplyDelete
  30. saya benar2 spndapat dngan artikel ini,,


    ReplyDelete

Silahkan berkomentar, insyaAlloh komentar-komentarnya berarti,
Catatan ;
1. Bahasa santun,
2. Yang porno-porno nanti dulu
3. Tak ada SPAM diantara kita