Hubungan Kakak Dan Adik

Bismillahirrokhanirrokhim

Hubungan Kakak Dan Adik. Perpedaan usia yang jauh ternyata belum cukup untuk terciptanya hubungan harmonis kakak-adik, ada-ada saja pangkal keributan, namanya juga anak-anak sih. Perbedaa usia 10 tahun  si kakak yang sebentar lagi akan memasuki pendidikan sekolah lanjutan pertama dan si adik yang masih berusia 2,5 tahun tapi sudah mampu sedikit berkomunikasi verbal karena sudah menguasai beberapa kosa kata.

Sedikit perhatian lebih kepada si kakak si adik merajuk
Sedikit perhatian lebih kepada adiknya, si kakak yang daya intelektualnya mulai terbangun itu protes terhadap tindakan orang tuanya yang barangkali dinilai tidak adil bagi dirinya.

Atau kadang tanpa sebab si kakak menggoda kepada adiknya, padahal adiknya sudah meronta menangis tapi si kakak tak mau menghentikan godaannya juga, atau kadang si adik tanpa babibu tangannya yang sedang memegang sesuatu mendaratkan pukulan ke tubuh kakaknya, kalau kakaknya sedang baik hati si kakak mau mengalah, tapi pernah juga si kakak membalas lebih keras pukulan tersebut, akibatnya bisa ditebak si adik menangis keras.

Eh ternyata dalam pertengkaran yang terjadi itu, bila seharian keduanya tidak bertemu mereka saling menanyakan kemana si adik, kemana si kakak.

Di atas adalah gambaran kecil hubungan nyata dalam sebuah keluarga antara kakak dan adiknya, ada sayang ada cinta ada kekangenan itu pasti, ada bentrok itu wajar karena demikianlah kehidupan dunia anak.

Lantas bagaimana kejadian di lingkar kehidupan yang lebih luas? pasti kejadiannya lebih komplek dan bervariatif seperti yang sedang terjadi di negeri ini, ada kerukunan ada perdamaian ada toleransi dan sebaliknya banyak pula warna-warna sebaliknya dari yang sekedar persaingan biasa atau sampai pada tingkat hubungan yang lebih parah/disharmonis (tawur-menawur)

Terserah kita memilihnya apakah memilih kehidupan dalam kedewasaan atau memilih model kehidupan kekanak-kanakan yang belum memiliki kontrol dan batas itu.
Bagaimana berperilaku sebagai orang yang lebih kuat/berpangkat/ terhadap yang lebih lemah : asah - asih atau asuh ? apa mengangkangi-menista-menggusur atau membodohi?

Tanpa terasa 2012 tersisa 2 hari yang sudah tidak utuh lagi, hanya ingin mengingat kembali kata-kata  : "Hendaknya yang tua menyayangi yang muda dan yang muda menghormati yang tua".
kata  tua boleh jadi mewakili yang kuat yang menjabat atau yang siapapun yang memiliki potensi berbuat tidak adil. sedang kata muda boleh jadi mewakili  rakyat biasa, atau siapa saja  yang berpotensi menjadi obyek penderitaan.

Demikian sobat renungan akhir tahun ini, semoga bermanfaat, semoga di tahun 2013 kehidupan lebih baik, lebih sukses dan yang penting lebih bermartabat bagi siapapun juga. jika tertarik baca postingan sejenis tapi jadul lucu karena postingan newbew saat itu klik di sini atau di sini

Alhamdulillah

Related Posts: